[45% OFF] Freelancing - 101 Question and Answer
Tidak ada pemisahan waktu. Tidak ada jam kerja, jam kuliah, jam keluarga. Tidak ada weekend, tidak ada weekday. Tidak ada liburan — karena memang tidak ada jam kerja. Kamu bisa mengerjakan sesuatu sambil menikmatinya. Kalau tidak menikmatinya, jangan lakukan. Ini adalah ownership.
Buku ini gambaran lain dari freelancing, sebuah gaya hidup (lifestyle) , disusun dalam bentuk Q&A.
Info Package
- Judul
-
Freelancing - 101 Question and Answer
- Jumlah Pertanyaan
-
132
- Format Buku
-
PDF
- Halaman
-
160
- Ukuran kertas
-
A4
Yang sedang menempuh pendidikan atau baru memulai karier
Tidak ada yang dipertaruhkan. Tidak ada gaji yang ditinggalkan, tidak ada karier yang dikorbankan. Ini posisi yang paling bebas untuk melihat freelancing tanpa tekanan harus memilih sekarang. Buku ini berfungsi sebagai gambaran dan guidance awal — supaya kalau suatu hari kamu mempertimbangkannya, kamu sudah punya peta sebelum masuk ke wilayahnya.
Yang sudah bekerja dan mulai bertanya-tanya
Freelancing bukan kebalikan dari pekerjaan kantoran. Bukan upgrade, bukan pelarian. Ini model hidup yang berbeda dengan konsekuensi yang berbeda. Kamu sudah punya pembanding. Buku ini menunjukkan sisi lain dengan detail yang cukup supaya kamu bisa membandingkan sendiri. Bisa jadi setelah baca, kamu justru lebih komitmen dengan pilihan sekarang. Dua-duanya valid.
Kalau kamu sedang di persimpangan
Ada momen di mana pilihan itu tidak bisa ditunda lama-lama. Buku ini bukan jawaban untuk keputusan itu — terlalu personal untuk dijawab buku manapun. Tapi kalau freelancing adalah salah satu opsi yang sedang kamu timbang, buku ini menunjukkan apa yang ada di depan. Kamu sudah punya skill, sudah punya pengalaman. Buku ini menunjukkan bagaimana semua itu bisa dipakai di model kerja yang ownership-nya sepenuhnya di kamu.
Siapa target buku ini
Saya belum punya skill teknis apapun. Apakah buku ini untuk saya?
Buku ini bukan tutorial skill. Tidak mengajarkan coding, desain, atau skill teknis lainnya. Yang dibahas di sini adalah bagaimana menjalani freelancing sebagai cara hidup — dari menentukan harga, mengelola klien, membangun reputasi, sampai menjaga kesehatan mental. Prinsip-prinsipnya berlaku untuk freelancer di bidang apapun, tapi kamu tetap butuh skill yang bisa dijual sebelum memulai.
Apakah ini cuma berlaku untuk developer atau software engineer?
Contoh-contohnya memang dari dunia engineering karena itu background penulisnya. Tapi inti pembahasannya — soal harga, klien, komunikasi, ownership, kapan menolak proyek, bagaimana menghadapi bulan kosong — itu universal untuk semua freelancer.
Apa bedanya buku ini dengan konten freelancing gratis di internet?
Kebanyakan konten freelancing di internet ditulis untuk menjual kursus, tools, atau membangun personal brand penulisnya.
Buku ini berisi QnA dengan jawaban-jawaban yang di tulisan ini adalah perspektif saya. Bukan kebenaran universal.
Apa yang berhasil untuk saya belum tentu berhasil untuk kamu, dan apa yang saya alami belum tentu kamu alami.
Freelancing itu terlalu konteks-spesifik untuk jadi resep tunggal. Yang bisa saya sharing itu pengalaman yang saya alami, bukan instruksi.
Apakah setelah baca buku ini saya dijamin sukses freelancing?
Tidak. Dan siapapun yang menjanjikan itu sedang menjual sesuatu yang tidak bisa dijanjikan. Yang bisa dijanjikan: kamu akan memulai, atau melanjutkan, dengan gambaran yang apa adanya. Dan gambaran yang apa adanya itu jauh lebih berharga dari motivasi yang membuatmu melompat tanpa tahu akan mendarat di mana.
Kalau salah satu dari ini pernah lewat di kepalamu, buku ini ditulis untuk menjawabnya.
Portofolio itu bukan sekadar daftar proyek. Lalu apa?
Kenapa individu yang jago secara teknis belum tentu sukses freelancing?
Bagaimana saya tahu freelancing cocok untuk saya?
Apa yang membuatmu berpikir freelancing lebih baik dari pekerjaan tetap?
Freelancing itu soal fleksibilitas, atau soal sesuatu yang lain sama sekali?
Sebagian dari 101+ pertanyaan di dalamnya
Memulai
Berisi segala pertanyaan tentang "kenapa harus mulai freelancing", bagaimana, darimana, kenapa!
Pertanyaan mendasar tentang freelancing, yang sering salah: nge freelance serasa kerja kantoran tapi gak dapat benefit "karyawan fulltime"!
Klien
Komponen utama dalam freelancing. Siapa yang sebenarnya mau bayar freelancer dan kenapa. Memahami klien, memperbesar probabilitas proposal kita dipertimbangkan.
Harga
Lika-liku terkait harga. bagimana menentukan harga, bagaimana nego harga, bagaimana menghargai kita.Apakah ada standar harga pasar, atautergantung individu, atau malah tergantung klien. Kita bahas.
Mental
Dampak mental apa saja yang bisa berdampak ke freelancer. Tanda-tanda burnout yang sering terlewat.
Fondasi
Kenapa portofolio yang isinya screenshot tidak meyakinkan siapapun. Komunitas seperti apa yang benar-benar bisa menghasilkan proyek. Bagaimana spesialisasi menaikkan tarif tanpa menambah skill.
Scaling
Apakah klien luar negeri bisa bayar lebih besar. Kapan waktunya naik harga dan apa yang terjadi setelahnya. Bagaimana diversifikasi pendapatan.